Jualan Properti Online, Why Not ?

Bisnis properti, bisnis yang tidak pernah mati walaupun ekonomi sedang lesu sekalipun.
Itulah yang banyak di katakan orang-orang. Dan memang benar adanya apabila kita melihat Ciputra, Agung Sedayu, Agung Podomoro dan pemilik bisnis properti kelas kakap lainnya.

stock-photo-minature-houses-resting-on-pound-coin-stacks-concept-for-property-ladder-mortgage-and-real-estate-424211692

 

Setiap orang dan keluarga pastilah memerlukan paling tidak 1 properti yaitu rumah tinggal. Untuk keluarga yang berkocek tebal, properti bisa di jadikan sebagai sarana berinvestasi yang sangat menggiurkan.

Setahun yang lalu, dari internet saya belajar cara bagaimana bisa memulai menjual properti tanpa modal sebagai agen properti independen.
Dari sejak dulu kala saya memang lebih tertarik akan bisnis yang ‘tanpa modal’ di bandingkan dengan bisnis yang bermodal banyak uang.
Saya lebih senang memilih bisnis yang mengutamakan ide dan langsung bisa ‘jualan’.

Peluang bisnis properti di kota tempat saya tinggal sekarang ini masih sangat terbuka luas dan lebar.
Apabila di Jawa kita banyak mendengar tentang  Era Atlas, LJ Hooker, Ray White, Century 21 dan beberapa kantor cabang mereka.
Di Palangkaraya ini paling banyak hanya ada 1 atau 2 perusahaan broker properti. Lain dengan developer properti, developer properti di sini sudah banyak meskipun belum menjamur.
Developer properti banyak tetapi broker properti yang khusus menangani jual/beli/sewa properti masih dapat di hitung dengan jari.

stock-photo-property-management-concept-displayed-on-tablet-pc-266596757

Dengan ridho suami, saya memulai perjuangan menjadi agen properti independen.
Untuk memasarkan produk properti, saya lebih banyak menggunakan internet karena di era digital ini,  internet bisa menjangkau lebih banyak prospek customers.

Untuk keperluan itu, saya membuat beberapa sarana untuk berjualan secara online :

  1. Membuat blog  : rumahdanum.blogspot.co.id
  2. Membuat Fanspage FB :  Indri Property
  3. Mendaftar Google bisnis : sudah terverifikasi

Menerapkan strategi marketing untuk produk properti :
1. Produk
Produk nya sudah jelas berupa properti bisa berupa rumah, tanah, ruko, kios, toko dll.
Untuk menjamin keamanan dan menghindari sengketa, semua sertifikat properti yang dititipkan kepada saya haruslah sudah SHM atau sudah sertifikat hak milik.
Karena banyak tanah di Palangkaraya ini ternyata masih berupa SKT atau surat keterangan tanah/girik.

stock-photo-new-english-estate-209608081

2. Price atau Harga
Harga yang saya tawarkan menyesuaikan dari permintaan pemilik properti.
Terkadang susahnya adalah pemilik properti mematok harga terlalu tinggi untuk propertinya, jauh di atas nilai pasar. Mereka ‘ngotot‘ harga dari mereka adalah harga yang ‘pantas’. Padahal masih jauh di atas harga pasar.
Hal demikian ini menyebabkan properti membutuhkan waktu lebih lama laku/terjual bahkan hingga setahun belum terjual juga.

3. Place atau Tempat Pemasaran
Saya memasarkan properti-properti ini lebih banyak melalui media online.
Melalui platform gratis blogger di rumahdanum.blogspot.co.id dan juga Facebook.
Selain itu saya juga aktif bergabung menjadi member dengan beberapa website properti seperti Urbanindo, OLX, Rumah 123, rumahdijual, rumahtrovit, mitula dll.

4. Promotion atau Promosi
Saya belum menemukan bentuk promosi yang tepat. Karena terus terang saya belum bisa menyewa tenaga IT yang handal.
Selama ini saya berpromosi melalui Facebook [fanspage] dan juga beriklan di facebook [iklan berbayar/sponsor].

Selain itu saya juga berpromosi melalui google adwords tetapi kurang menghasilkan karena saya kurang paham cara kerja google adwords.

Kendala yang saya hadapi antara lain :

  • Tidak mempunyai tenaga IT yang handal karena semua saya kerjalan sendiri. Saya tidak paham banyak hal tentang internet dan ‘how to ‘ nya.
  • Sambungan internet yang ‘apa adanya’ menggunakan paket data reguler. Ingin mempunyai sambungan internet ultra cepat seperti kepunyaan MyRepublic supaya semua pekerjaan rumah bisa segera selesai dan banyak closing.
  • Perjanjian dengan penjual yang kurang legal karena mereka tidak mau menandatangani surat perjanjian kerja.
  • Pernah beriklan di google adwords tetapi tidak menghasilkan karena saya kurang paham cara kerjanya.
  • Untuk iklan di televisi atau portal internet besar berbayar lainnya seperti Channel NewsAsia, saya belum berani karena modalnya pasti sangat besar.

Rencana saya ke depan apabila mendapat hadiah dari MyRepublic, akan saya pergunakan untuk bisa membayar tenaga IT, terutama untuk :

  • Membuat website berbayar yang profesional dan mempunyai domain serta hosting sendiri.
  • Website tersebut harus bisa tampil di halaman 1 atau halaman 2 mesin pencari google sehingga memudahkan prospek untuk dapat melihat produk dan jasa kami.
  • Website tersebut selain untuk memasarkan produk dan jasa kami juga saya rencanakan untuk bisa menampung produk-produk proeprti dari seller atau agen properti lain.
  • Kontinyu untuk menerbitkan artikel-artikel yang bisa menambah pengetahuan dan wawasan bagi para member dan penggunanya.
  • Selain menampung produk seller lain atau agen properti lain, website  tersebut juga harus bisa menampung prospek customers yang mencari data rumah.Seperti B2B market portal.
  • Mencari dan mengumpulkan database prospek [prospek pembeli] serta pemilik properti [prospek penjual] yang ingin menggunakan jasa kita.
  • Bisa otomatis menampilkan iklan atau ‘hot product’ yang kita pilih.
  • Bisa beriklan di google adwords dengan tepat sasaran sehingga menjangkau pasar yang lebih luas sehingga closing deal bisa terjadi setiap hari.

stock-photo-man-working-on-a-responsive-web-design-220240366

Artikel ini saya ikursertakan dalam blog competition : MyRepublic Blog Competition

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s