Aku dan Kamera Ponsel

giveaway, uniek, kaswarganti
Giveaway Aku dan Kamera Ponsel

Dulu saya mengira, tempat paling nyaman dan paling indah adalah kota tempat saya di besarkan, kota Semarang.
Di Semarang saya bisa dengan mudah menemukan kuliner enak dengan harga sangat terjangkau alias murah meriah.
Semua kebutuhan sandang dan pangan pun terjangkau di dompet saya.
Mau ke mall atau supermarket tinggal pilih mau masuk yang mana.
Kota tuanya cantik dan menarik, pun ada daerah Pecinan yang eksotis.
Walaupun jalanan di kota Semarang mulai macet di mana-mana, saya merasa sangat nyaman tinggal disana.

Itu sebelum saya pindah dan tinggal di Kalimantan Tengah, tepatnya di kota Palangkaraya.
Sebelum pindah ke kota Palangkaraya, suami sudah pernah bertanya [tepatnya  mengancam]
“Di sana tidak ada mall, tidak banyak bioskop, tidak ramai seperti di Semarang dan semua harga-harga di sana MAHAL
Maksud suami saya, apa mungkin saya bakalan kerasan tinggal di Palangkaraya ?
Kota di seberang pulau yang notabene masih minim fasilitas di bandingkan kota-kota besar di Pulau Jawa.

Tak bergeming, saya memutuskan untuk tetap pindah dan mengikuti suami ke kota cantik Palangkaraya.
Tidak butuh waktu lama untuk membuat saya jatuh cinta dengan kota ini.
Banyak keindahan yang bisa saya temukan meskipun benar apa yang di katakan suami saya saat itu.
Hanya ada 1 mall dan 1 bioskop di kota ini.
Semisal ada film box office di putar, saya harus mengantri satu hari sebelumnya untuk mendapatkan tiket [itupun kalau beruntung].
Seringnya, saya butuh waktu hingga 3 hari antri [bolak balik tiap hari ke bisokop] untuk mendapat tiket sesuai kursi yang kami inginkan.

Tapi that’s fine and no problemo, saya sudah kadung jatuh hati dengan kota ini. Tak kasih tau beberapa hal yang membuat saya jatuh cinta dengan kota ini.

Yang pasti nomor 1, kota Palangkaraya mempunyai banyak taman terbuka hijau. Jalanan cenderung masih lega dan tidak macet. Selain itu Palangkaraya mempunyai :

  • Sungai Kahayan yang sangat indah dan eksotis terutama saat matahari hampir terbenam. Dan juga perkampungan apung di atasnya.
Jpeg
sungai kahayan dan perkampungan apung

 

Jpeg
di tengah sungai kahayan
Jpeg
sunset
Jpeg
jembatan kahayan
  • Jembatan Kahayan bawah dengan lukisan bertema Tambun Bungai dan Batang Garing. Batang Garing adalah pohon kehidupan. Salah satu tema penting bagi kehidupan penduduk lokal Kalimantan Tengah.
    Seringkali di wujudkan dalam motif kain batik dan beberapa produk lainnya.
    Motifnya seperti ini :

    IMG_20160527_084120T
    jembatan Kahayan

IMG_20160527_084418T

Penjelasan atau deskripsi tentang motif lukisan ada di bawah ini :

IMG_20160527_084640T

  • Selain pasar tradisional pada umumnya, di Palangkaraya ada pasar malam yang buka setiap hari tetapi berpindah-pindah lokasi. Misal, hari Senin mereka buka pasar di lokasi A, hari Selasa di lokasi B dan demikian selanjutnya.
    Beberapa poto ini saya ambil di Jl. Tjilik Riwut km 7.

    IMG_20160605_174616T.jpg
    pasar malam di seberang jalan
IMG_20160605_180334T.jpg
keramaian pasar malam

 

IMG_20160605_180847T

Semuanya terdokumentasikan dengan baik menggunakan kamera ponsel Zenfone 2 Laser ZE550KL.

Tidak semua keindahan, kesusahan pun, bencana kabut asap tahun 2015 lalu pun terdokumentasikan.
Benar-benar pengalalaman yang sangat menyesakkan dada dan membuat saya hampir-hampir tak percaya.
Beginikah kabut asap yang di alami orang-orang di Kalimantan setiap tahunnya ?
Tahun lalu kabut asap baru bisa teratasi setelah 3 bulan.
Semua kegiatan belajar mengajar, perkantoran lumpuh selama hampir 3 bulan tersebut.
Anak saya di liburkan selama 3 bulan [libur terlama dalam sejarah sekolah ] dan hanya di berikan tugas-tugas rumah saja.
Banyak anak-anak terutama balita yang kemudian terserang ISPA dan sesak napas, bahkan ada yang sampai meninggal dunia.
Menggunakan kamera ponsel Zenfone 2 Laser ZE550KL, berikut ini dokumentasi kabut asap di Palangkaraya 2015.

kabut asap
kabut asap Palangkaraya 2015

Benda-benda di depan mata tertutup kabut, jalanan dan lampu-lampu tidak jelas di pandang.

IMG_20151020_115904TTT
kabut asap

IMG_20151020_141914TT

IMG_20151019_132857TT

 

Tahun 2016 ini kami berharap tidak ada lagi kabut asap yang terjadi, cukup sudah tahun kemarin saja walaupun banyak orang bilang kabut asap di Kalimantan sudah menjadi bencana tahunan sejak 17 tahun yang lalu.

Bukankah menghargai kehidupan adalah tanda bahwa seseorang benar-benar berjiwa besar dan bijaksana ?

Demikianlah cerita Aku dan Kamera Ponsel.

Mari menjaga sesama, mari menjaga bumi kita.

Giveaway Aku dan Kamera Ponsel by uniekkaswarganti.com

Advertisements

4 thoughts on “Aku dan Kamera Ponsel

  1. Kabut asap di Palangkaraya rupanya parah juga ya. Semoga tidak terulang lagi deh kejadian ini, miris dengan nasib masyarakatnya yang dikepung asap.

    Terima kasih sudah ikutan GA Aku dan #KameraPonsel. Good luck.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s