Berbagi Resep : Saya suka pempek, apakah anda juga

Saya suka mengoleksi resep dari internet dan buku, terutama dari yang satu ini.
Resepnya Mbak Endang ini, selalu berhasil kalau saya praktekkan, dan pula, step by step nya sangat jelas, thank you ya Mbak.

Kalau biasanya adonan pempek selalu memakai ikan, pempek yang satu ini tidak pakai ikan.
Tapi jangan salah, rasanya tetap gurih dan nyuss.

Pertama kali membuat resep Pempek Dos dari JTT ketika saya masih di Semarang, sore menjelang malam sepulang kerja. 

Untunglah bahan-bahannya sudah lengkap, jadi tinggal intap intip resep untuk memastikan tidak ada yang salah.
Sayangnya, waktu itu tidak terpikir untuk mengambil poto, hanya berdua dengan mas meel, anak saya, dan dia masih kelas 4 SD saat itu. 
Saya ingat, untuk eksekusi resep ini, saya mengorbankan sebuah blender, pengen ketawa kalau ingat. Berhubung mixer lagi rusak, padahal adonan harus tercampur dengan baik, satu-satunya jalan saya pakai blender.
You know what, memang bisa sih tercampur rata, tapi dengan keadaan blender saya yang mengeluarkan asap, saya berpikir mungkin kerjanya terlalu ngoyo jadi dia pasrah saja untuk rusak.
Untungnya, blendernya tidak terlalu ber-merk, pun saktu itu enggak beli, di kasih adik saya. Jadi tidak terlalu kepikiran untuk merasa tersiksa…

OK, back to topic, menurut saya, hal yang paling sukar dari membuat Pempek ini adalah 

menuangkan kocokan telur ke dalam pempek, hasil jadinya seperti pempek kapal selam, ada telur di bagian dalam pempek.
 Agak sulit memang tapi perlu latihan ya, biar semakin expert. Untuk lebih jelasnya, silakan meluncur ke JTT langsung saja untuk cara membuat dan step by step.

 

Eksekusi 1 resep bisa menjadi sekitar 12 pempek, di rumah saya, jumlah pempek sekian hanya bertahan sore sampai pagi hari saja..enak sih buat cemilan
Apalagi mas meel, suka banget. Sarapan, bekal sekolah, pulang sekolah masih minta pempek, haha
Kemarin waktu buat, kuah cukonya kebanyakan, jadi masih ada sisa di kulkas. Belum ada mood untuk bikin pempek lagi soanya.
Untuk anda yang ingin mencoba memembuat pempek dos, di bawah ini resepnya, copas dari JT, tidak ada yang saya tambah atau kurangi, kecuali ebi
Bahan:– 250 ml air– 2 sendok teh garam– 1 1/2 sendok teh kaldu bubuk– 125 gram tepung terigu serba guna (saya pakai Segitiga Biru)– 2 butir telur– 200 gram tepung tapioka/tepung sagu/tepung kanji/tepung kentang (potato starch) —- saya pakai tepung tapioka
Isi:4 butir telur, kocok lepas
Saus cuko:– 200 gram gula merah– 100 gram gula pasir– 500 ml air– 3 sendok makan cuka atau 100 ml air asam Jawa
Bumbu yang dihaluskan untuk saus:– 8 siung bawang putih– 5 cabai rawit merah– 3 cabai merah keriting– 1 1/2 sendok makan ebi kering —– saya tidak pakai ebi, pas tidak punya ebi– 1/2 sendok makan garam
 


Di bawah ini penampakan hasil eksekusi pempek dos saya, sebelum dan sesudah di goreng.
pempek dos setelah di rebus, belum di goreng
pempek dos, sudah matang, sudah di goreng
 

  Note : saat merebus, tunggu sekitar 10 menit baru di angkat ya, pengalaman saya, ada 2 pempek yang telurnya belum matang, jadi harus di rebus lagi.

Silahkan mencoba….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s